About Wikileaks

on Senin, Desember 20, 2010
Tulisan Ini hanya pendapat saya, bukan suatu kebenaran yg mutlak. Jadi jangan dijadikan pedoman,,yah!! Oh,ya,,post ini saya tulis, setelah membaca beberapa komentar dari berbagai Kepala Negara di dunia,,tapi yg paling utama, saya mengutip dari pernyataan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad,, yg berisi bahwa peristiwa Wikileaks adalah salah satu rencana Amerika.
Now back to the topic.


Beberapa hari, mungkin


beberapa minggu,,yah?? Kita sering mendengar dari beberapa media masa tentang peristiwa bocornya dokumen rahasia dari negara Amerika yg dibocorkan oleh "Wikileaks". Menurut Wikipedia  -->Wikileaks adalah sebuah situs internet yg berbasis di Swedia. Website "Wikileaks" menerbitkan dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-nya. Situs ini pertama kali diluncurkan Tahun 2006. Situs ini didirikan oleh Julian Assenge yg berkebangsaan Australia
Menurut Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, peristiwa "Wikileaks ini adalah salah satu tipu daya dari negara  adidaya "Amerika". Dia (Ahmadinejad) menuduh bahwa peristiwa ini bertujuan untuk memecah belah Islam.. Sebagai salah satu buktinya adalah dalam salah satu dokumen yg di-publish oleh "Wikileaks" menceritakan bahwa Arab Saudi meminta Amerika untuk menyerang Iran. Bocoran dari WikiLeaks menyebutkan, pemimpin Arab Saudi sering mendesak AS untuk menyerang Iran demi mengakhiri program senjata nuklir Iran. Bocoran itu mengungkapkan, Raja Arab Saudi, Abdullah, meminta kepada Amerika untuk "memotong kepala ular itu (Iran)" pada sebuah pertemuan tahun 2008. Bocoran itu juga mengungkapkan bagaimana para pemimpin di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir menyebut Iran "jahat" dan sebuah kekuasaan yang "akan membawa kami ke dalam perang". Dari kutipan dokumen tersebut, mungkin kalian sudah bisa sedikit meraba-raba maksud dari kata-kata saya yg sebelumnya. 
Selain itu, kita semua tahu bahwa Amerika adalah negara yg sangat mau dalam bidang IPTEK sehingga mampu menciptakan berbagai penemuan di bidang itu..Dan tentu saja dokumen-dokumen yg tergolong ke dalam rahasia negara pasti akan dilindungi oleh sistem keamanan yg muktahir (baik secara fisik ataupun lewat pengamanan di dunia maya) oleh pemerintah negeri Paman Sam tersebut.. Sehingga sangat sulit dipercaya bahwa sistem keamanan sepeti itu bisa ditembus dengan mudah oleh "Wikileaks". Mahmoud Ahmadinejad juga berkata dalam wawancara dengan salah satu media Iran "Press TV"--> "Biar saya koreksi Anda. Material itu tidak bocor, melainkan dilepas secara terorganisir," cetus Ahmadinejad seperti dilansir Press TV.
Selain itu, juga ada beberapa bukti lain yg menguatkan bahwa peristiwa "Wikileaks" merupakan rencana AS. Yaitu mengenai pendiri situs tersebut "Julian Assenge".. Kita ketahui bahwa membocorkan rahasia negara merupakan kejahatan, bukan hanya di Amerika,tetapi juga di Indonesia dan juga negara-negara lain. Dan kita juga tahu bahwa Amerika memiliki banyak sekali negara yg terikat perjanjian ektradisi dengan AS. Tapi mengapa sampai sekarang, si Julian belum juga tertangkap?? Menurut saya,, ada 2 kemungkinan yg terkait dengan ini,,yaitu : 
1. Julian Assenge memiliki kemampuan dan ilmu hukum yg tinggi sehingga bisa mengelak dari segala tuduhan yg dilayangkan kepadanya. Dan mendapat simpati dari berbagai negara terutama di tempat yg dia tempati,,sehingga AS sulit untuk menahannya.
2. AS sengaja tidak menangkap Julian agar AS tetap bisa menjalankan rencananya yaitu memecah belah Islam. Atau si Julian tetap dibiarkan bebas,,karena mungkin jika dia ditangkap, maka si Julian akan memberitahukan kebenaran pada dunia.
Selain itu,, sumber Wikileaks hanya berupa dokumen digital tanpa tanda tangan. Oleh karena itu, laporan Wikileaks patut dipertanyakan keabsahannya. Lebih menariknya, dokumen seperti ini sangat tergesa-gesa dipublikasikan dan media massa Amerika beramai-ramai mendukung. Di sisi lain, media massa ini sangat sedikit meliput korban tewas di pihak sipil Afghanistan dan Irak yang menjadi korban dari tentara AS. 

Menariknya di antara dokumen ini Republik Islam Iran juga tak luput menjadi sasaran kebohongan gaya Amerika. Media massa Barat khususnya AS membesar-besarkan tudingan yang dicantumkan dalam laporan ini bahwa Iran mempersenjati milisi bersenjata di Irak dengan senjata kimia. Menurut klaim mereka, senjata-senjata itu ditujukan untuk membantai warga sipil dan kamp serta militer AS.
Sejumlah koran Barat dengan kukuh bersandar pada dokumen ini dan menulis, Iran tengah melakukan peperangan melawan militer AS di Irak dan Teheran melatih pasukan khusus di Baghdad guna menyerang pasukan koalisi serta pemerintah Irak. 


Para pengamat juga meyakini bahwa media massa di AS memiliki keterbatasan dalam beraktivitas untuk memberitakan berita ini dan propaganda Pentagon soal perilisan dokumen ini, sepertinya aksi Wikileaks diamini oleh Washington dan produk Gedung Putih sendiri. Tindakan Washington ini mudah dibaca karena AS ingin menyesatkan opini publik dunia dan menyebarkan isu dokumen rahasia yang penuh kepalsuan ke seluruh dunia. Untuk menguatkan kemungkinan ini ada baiknya kita merujuk pada peringatan Pentagon soal perilisan dokumen rahasia oleh Wikileaks sebelum situs ini mengumumkan akan memuatnya. Tentu saja Pentagon jauh-jauh hari telah mempersiapkan langkah-langkah tertentu. Lagi pula, Departemen Pertahanan AS bukan hanya tidak melarang perilisan dokumen ini, namun malah melakukan propaganda besar-besaran melalui sejumlah media yang bekerja untuk mereka.






Dari berbagai pendapat di atas, dan juga dari berbagai sumber yg berbeda, masih percayakah kita dengan "Wikileaks",, itu semua tergantung dari kalian semua. Manakah yg lebih kalian percayai?? Toh saya menulis post ini hanya untuk menyalurkan pendapat saya dan juga pendapat dari beberapa teman saya, mungkin juga pendapat dan isi hati dari orang-orang yg tidak mampu memberikan pendapat-nya karena suatu hal.
Satu lagi dan untuk penutup nya,,saya menuliskan ini bukan untuk melancarkan propaganda ataupun penghasutan, tetapi kembali lagi ke awal,,ini cuma pendapat saya dari peristiwa "Wikileaks" yg tengah menjadi sorotan akhir-akhir ini,, dan satu lagi,, semua orang bebas berpendapat, dan kebebasan berpendapat itu sesuai dengan asas demokrasi, jadi tidak ada seorang pun yg bisa mengekang kebebasan berpendapat.

2 komentar:

akbar danni mengatakan...

Nih, qorib---> requestmu tentang wikileaks dah gw buat

Reza mengatakan...

Waw. jauh lebih keren dari yg gua bayangkan 0.0

Posting Komentar